Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja
Advertisement . Scroll to see content

Kematian Serda Iman Dinilai Janggal, Keluarga Lapor ke Subdenpom Nias dan Minta Autopsi

Sabtu, 09 November 2019 - 12:06:00 WIB
Kematian Serda Iman Dinilai Janggal, Keluarga Lapor ke Subdenpom Nias dan Minta Autopsi
Yulius Laoli, kuasa hukum keluarga Serda Iman Jaya Gea memberikan keterangan kepada wartawan mengenai proses hukum kematian angota TNI AD itu di Kota Gunungsitolis, Sumut, Sabtu (9/1/2019). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)
Advertisement . Scroll to see content
Serda Iman Berkat Gea (23). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

Menindaklanjuti laporan itu, rencananya jenazah Serda Iman akan diautopsi untuk penyelidikan penyebab kematiannya. Keluarga telah diminta unguk mempersiapkan berkas-berkas untuk mengajukan proses autopsi ke rumah sakit umum.

“Sesuai dengan petunjuk dari Denpom, kami segera mengajukan pelaksanaan autopsi. Rencana karena dokter forensik didatangkan dari Medan, mereka belum bisa memberikan waktu yang pas kepada kami kapan dilakukan autopsi. Nanti akan dikofirmasi lebih lanjut,” katanya.

Hingga kini, jenazah Serda Iman Berkat Gea yang meninggal dunia saat menjalani latihan beladiri pada Senin lalu, belum dikebumikan. Keluarga sempat akan memakamkan korban Kamis sore (7/11/2019). Namun, mereka membatalkan setelah menilai ada kejanggalan dalam kematian Serda Iman.

Surat Tanda Laporan Pengaduan Nomor: 01/XI/2019 dari Subdenpom I/2-5 Nias yang diterima keluarga Serda Iman Berkat Gea (23). (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)

Kecurigaan keluarga setelah melihat kondisi jenazah Serda Iman. Ada bekas luka dan telah dijahit di leher sebelah kiri sekitar 2 sentimeter (cm) dan ada bengkak seukuran telur di kepalanya.

Kondisi ini dinilai berbeda dengan keterangan yang mereka terima. Serda Iman yang bertugas di Kompi B Yonif 122 TS meninggal dunia saat latihan beladiri tarung derajat pada Senin lalu, 4 November 2019 di Lapangan Bola Kompi B Yonif 122 TS di Dolok Masihul, Kabupaten Serdangbedagai, Sumut. Dia terkena tendangan kaki di bagian dada kiri hingga terjatuh dan tidak tertolong setelah dibawa ke rumah sakit.

“Ternyata di sebelah kiri itu tidak ada bekas pukulan, sama sekali tidak ada bekas yang menyebabkan bekas ataupun luka di dada sebelah kiri, seperti yang disampaikan,” kata kata adik almarhum, Angandrowa Gea, Jumat (8/1/2019).

Sementara Komandan Subdenpom 1/2-5 Nias Wigus Siswoyo mengatakan dirinya tidak punya wewenang memberi keterangan resmi kepada awak media. Namun, secara lisan dia membenarkan pihaknya telah menerima laporan keluarga almarhum Serda Iman Berkat Gea dan masih proses penyelidikan.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut