Kebakaran Hebat di Sibolga, 200 KK Kehilangan Tempat Tinggal
Dia mengatakan, sampai sekarang penyebab kebakaran belum diketahui. Abdul sendiri hanya menerima telepon dari anaknya bahwa rumah terbakar, dan api telah melebar.
"Tidak tahu pasti bagaimana awalnya," ujarnya.

Kencangnya tiupan angin, ditambah material rumah berbahan papan membuat kobaran api semakin cepat menjalar ke bangunan lainnya, sebuah tangkahan kapal. Dari sana kemudian sempat beberapa kali suara ledakan, diduga dari tempat penyimpanan minyak/bahan bakar kapal.
Kobaran api kemudian semakin besar. Petugas dibantu warga pun kewalahan menjinakkan api. Ramainya kerumunan massa di sana dan minimnya alat pemadaman api, malah membuat warga terdampak bencana kebakaran emosi. Mereka terlihat nyaris baku hantam satu sama lain.
Lurah Pancuran Bambu, Wahyu Aulia Siregar mengatakan, ada lebih dari 200an kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran ini. Rumah mereka tampak ludes dilahap api.
"Sekitar 200-300an kepala keluarga yang jadi korban di sini," kata Wahyu.

Sampai sekarang dia tak tahu dari mana api tersebut berasal. Namun, kejadian ini memang sudah terjadi agak lama, sekitar pukul 19.00 WIB. "Habis Maghrib menuju Isya," ujarnya.