Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kios BBM Eceran Terbakar di Sumba Timur, 4 Orang Sekeluarga Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Tewasnya Sekeluarga di Samosir Dipicu Masalah Rumah Tangga

Kamis, 25 Oktober 2018 - 16:38:00 WIB
Kasus Tewasnya Sekeluarga di Samosir Dipicu Masalah Rumah Tangga
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memberikan keterangan kepada wartawan mengenai kasus kematian sekeluarga di Kabupaten Samosir, Sumut, Kamis (25/10/2018). (Foto: iNews/Aminoer Rasyid)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Motif tewasnya satu keluarga di Dusun Janji Mauli, Desa Tambun Sukkean, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Rabu (25/10/2018), mulai terungkap. Sang suami diduga tega membunuh istri beserta dua balitanya dan diakhiri dengan bunuh diri karena masalah rumah tangga.

James Samosir (32), membunuh istrinya Lina Gultom (29), dan dua anaknya, yakni Riona Samosir (4) serta Fransiskus Isodorus Samosir (2). Seluruhnya ditemukan tewas bersimbah darah di rumah mereka. Setelah itu, James bunuh diri dengan menyayat nadi di tangannya hingga tewas.


Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, sejauh ini dari hasil penyelidikan polisi, hubungan James Samosir dan istrinya Lina Gultom kurang harmonis. Mereka sudah pisah rumah cukup lama. James diduga sakit hati pada sang istri karena jarang berada di rumah dan lebih memilih tinggal di tempat mertua pelaku.

“Hasil analisa TKP yang kami lakukan, keluarga ini kurang harmonis. Keluarga ini juga sudah pisah rumah cukup lama dan kondisi ekonomi juga agak terbatas,” kata Irjen Pol Agus Andrianto, Kamis (25/10/2018).

Menurut James, kondisi rumah tangga James dan istrinya yang tidak harmonis juga sudah diketahui masing-masing keluarga mereka. Saat kejadian, Rabu (25/10/2018) siang, pelaku James Samosir yang sakit hati mendatangi rumah istrinya. Dia kemudian membunuh istri dan kedua anaknya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut