Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kompol DK Dipatsus Polda Sumut Buntut Video Viral Diduga Isap Vape Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Polisi Berhentikan Ambulans di Tebingtinggi Berakhir Damai, Kasatlantas: Hanya Salah Paham

Minggu, 03 November 2019 - 21:00:00 WIB
Kasus Polisi Berhentikan Ambulans di Tebingtinggi Berakhir Damai, Kasatlantas: Hanya Salah Paham
Screenshot video saat oknum polisi dari dan sopir ambulans RS Sri Pamela baku hantam di simpang empat Kota Tebingtinggi, Sumut, Sabtu (2/11/2019). (Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, aksinya digagalkan sopir ambulans. Sopir ambulans tersebut langsung keluar dari mobil sambil mendorong polisi, hingga terjadi baku hantam antara keduanya.

Sopir ambulans Rumah Sakit Sri Pamela, Zulvan, yang terlibat baku hanta, dengan polisi, kejadian itu berawal saat dirinya membawa mobil ambulans. Dia membawa pasien ke rumah sakit umum untuk menjalani prosedur pemeriksaan medis Computerized Tomography (CT) Scan.

Di tengah perjalanan, tepatnya di lokasi kejadian di simpang empat, lalu lintas macet. Dia lalu mengklakson dan membunyikan sirene panjang agar pengendara lain memberi jalan untuknya. Namun, dia kembali menghadapi persoalan yang sama di sekitar lokasi tersebut.

Zulpan kembali membunyikan sirene panjang. Tidak jauh dari lokasi itu, dia melihat dua orang polisi yang sedang duduk. Saat itu pula, polisi mengeluhkan suara sirene dari mobil ambulans.

“Dibilang polisinya, bising kali kalian. Saya jawab, saya kan sedang membawa pasien. Dia bilang, yah kenapa rupanya kalau bawa pasien, dari atas kalian jalan,” kata Zulvan menirukan perkataan oknum polisi itu.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut