Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Sopir Pikap Penyebab Kecelakaan Bendum Demokrat Belum Punya SIM
Advertisement . Scroll to see content

JR Saragih Tak Lolos, DPP Demokrat: Keputusan KPU Lawan Akal Sehat

Senin, 12 Februari 2018 - 18:17:00 WIB
JR Saragih Tak Lolos, DPP Demokrat: Keputusan KPU Lawan Akal Sehat
JR Saragih menangis setelah KPU Sumut menyatakan dia dan Ance Selian tidak lolos jadi paslon peserta Pilgub Sumut. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) yang tidak meloloskan JR Saragih dan Ance Selian sebagai pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sumut, membuat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat angkat suara. Partai Demokrat menilai keputusan KPU Sumut melawan akal sehat.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Rachland Nasdidik menilai alasan KPU Sumut menggagalkan JR Saragih menjadi calon gubernur Sumut karena persoalan ijazah yang tidak dilegalisasi, tidak bisa diterima. Sebab, JR Saragih sudah dua periode menjadi bupati Simalungun dan dipastikan menggunakan ijazah yang sama.

“Bila benar yang dibuat sebagai alasan adalah legalisasi ijazah SMA, maka KPU Sumut harus dicurigai telah jadi kayu pemukul dari permainan kotor partai tertentu,” kata Rachland kepada iNews.id, Senin (12/2/2018).

Rachland menjelaskan, JR Saragih juga lulusan Akademi Militer. Dia berbakti sebagai prajurit TNI hingga berpangkat kolonel, sebelum akhirnya memutuskan mundur dan jadi pengusaha rumah sakit.

“Bagaimana itu bisa bila JR Saragih tak punya ijazah SMA? Apakah KPU setidaknya berani mengatakan manajemen seleksi Akademi Militer Magelang yang meluluskan JR Saragih menjadi prajurit TNI lebih buruk dari KPU? Sungguh keputusan KPU ini melawan akal sehat,” kata Rachland.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut