Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tim SAR Kembali Evakuasi 1 Jenazah WN Spanyol Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo
Advertisement . Scroll to see content

Ini Faktor Utama Sulitnya Proses Pencarian Korban Tenggelam di Toba

Kamis, 21 Juni 2018 - 11:23:00 WIB
Ini Faktor Utama Sulitnya Proses Pencarian Korban Tenggelam di Toba
Tim SAR gabungan melakukan dua metode pencarian korban, yakni menyisir kawasan Danau Toba dan penyelaman. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SIMALUNGUN, iNews.id – Tim gabungan masih mencari korban kapal tenggelam di perairan Danau Toba di kawasan Simanindo, Kabupaten Samosir dan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Jumlah personel terus bertambah dengan didukung peralatan yang cukup memadai hingga pencarian hari keempat.

Kepala Kantor SAR Medan Budiawan mengatakan, kedalaman Danau Toba menjadi penghalang bagi tim penyelam untuk mencari korban yang tenggelam. Lokasi tenggelamnyua Kapal Motor (KM) Sinar Bangun diperkirakan mencapai 460 meter, sedangkan kemampuan daya jelajah alat di angka 350 meter.

"Kemampuan daya selam personel dan alat (pendeteksi) terbatas," katanya, seusai apel tim gabungan di Pelabuhan Tigaras, Simalungun, yang menjadi Pos Komando (Posko) informasi dan pencarian Kamis (21/6/2018).

Dia menerangkan, pencarian korban hari keempat, tim SAR menurunkan alat jelajah kedalaman air berkemampuan hingga 600 meter dari Pushidrosal TNI AL. Upaya pencarian juga dilakukan di atas permukaan air dengan mengerahkan 200 dari 366 personel tim gabungan dan memberdayakan 10 perahu karet, motor air, dan kapal partisipasi warga setempat.


“Tingkat kedinginan air Danau Toba juga menjadi kendala bagi penyelam, sehingga daya selam dibatasi sedalam 50 meter,” ujar Budiawan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut