Fakta Baru Pembunuhan Ayah dan Saudara Kandung di Medan, Pelaku sempat Suguhkan Kopi Beracun
Setelah meminum kopi mengandung racun rumput yang disajikan pelaku, ayahnya terlihat muntah-muntah. Saat itu, tersangka langsung mengambil pisau yang telah disembunyikan dalam lemari dan menikam ayahnya.
"Efek dari kopi susu yang diracik racun rumput tersebut, ayah dari tersangka muntah-muntah. Pada saat kejadian tersebut, tersangka mengamati ayahnya yang muntah di luar, selanjutnya mengambil pisau. Langsung tersangka mendekati ayahnya dan menikam pertama di bagian leher, selanjutnya bagian perut enam kali," ucap Irsan.
Riski yang telah meminum kopi beracun itu melihat adiknya menikam ayah mereka. Dia keluar untuk melerai dan sempat melemparkan helm ke arah pelaku.
"Si pelaku kemudian melakukan perlawanan. Selanjutnya abang pelaku juga ditikam pertama sebanyak enam kali hingga tumbang," ucap Irsan.
Setelah menikam abangnya, pelaku masuk ke rumah menemui ibu dan adik-adiknya. Karena merasa kurang puas, pelaku kembali mengambil pisau dan menikam lagi abangnya sebanyak tujuh kali.
"Kepada abang korban, kurang lebih sekitar 12 sampai 15 tikaman. Kedua korban meninggal di TKP atau rumahnya," ujar Irsan.
Sebelumnya polisi yang melakukan penyelidikan telah mengungkap motif aksi pembunuhan tersebut karena dendam dan rasa sakit hati MA alias Arsyad kepada sang ayah bernama Sugeng. Aryad merasa sang ayah lebih sayang kepada saudara kandungnya Riski Sarbani.
Editor: Maria Christina