Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Fakta Baru Pembunuhan Ayah dan Saudara Kandung di Medan, Pelaku sempat Suguhkan Kopi Beracun

Selasa, 31 Agustus 2021 - 15:12:00 WIB
Fakta Baru Pembunuhan Ayah dan Saudara Kandung di Medan, Pelaku sempat Suguhkan Kopi Beracun
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Plt Kapolsek Medan Barat AKP Tina Pulitawati menyampaikan fakta baru pembunuhan ayah dan saudara kandung di Medan, Selasa (31/8/2021). (Foto: MPI/Wahyudi Aulia)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah meminum kopi mengandung racun rumput yang disajikan pelaku, ayahnya terlihat muntah-muntah. Saat itu, tersangka langsung mengambil pisau yang telah disembunyikan dalam lemari dan menikam ayahnya.

"Efek dari kopi susu yang diracik racun rumput tersebut, ayah dari tersangka muntah-muntah. Pada saat kejadian tersebut, tersangka mengamati ayahnya yang muntah di luar, selanjutnya mengambil pisau. Langsung tersangka mendekati ayahnya dan menikam pertama di bagian leher, selanjutnya bagian perut  enam kali," ucap Irsan.

Riski yang telah meminum kopi beracun itu melihat adiknya menikam ayah mereka. Dia keluar untuk melerai dan sempat melemparkan helm ke arah pelaku.

"Si pelaku kemudian melakukan perlawanan. Selanjutnya abang pelaku juga ditikam pertama sebanyak enam kali hingga tumbang," ucap Irsan.

Setelah menikam abangnya, pelaku masuk ke rumah menemui ibu dan adik-adiknya. Karena merasa kurang puas, pelaku kembali mengambil pisau dan menikam lagi abangnya sebanyak tujuh kali.

"Kepada abang korban, kurang lebih sekitar 12 sampai 15 tikaman. Kedua korban meninggal di TKP atau rumahnya," ujar Irsan.

Sebelumnya polisi yang melakukan penyelidikan telah mengungkap motif aksi pembunuhan tersebut karena dendam dan rasa sakit hati MA alias Arsyad kepada sang ayah bernama Sugeng. Aryad merasa sang ayah lebih sayang kepada saudara kandungnya Riski Sarbani.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut