Demo Buruh Tolak UMP di Sumut Memanas, Massa Tertahan Barikade Polwan
MEDAN, iNews.id – Aksi unjuk rasa ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Daerah Sumatera Utara (APBD-SU) di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (6/11/2018), memanas. Massa yang sejak siang menggelar aksi mencoba memaksa masuk lantaran tak kunjung ditemui Gubernur Edy Rahmayadi.
Namun aksi mereka tertahan barikade polisi wanita (polwan) tepat di depan pintu gerbang. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Ketegangan dan kericuhan sempat mewarnai aksi buruh untuk menyampaikan tuntutan penolakan UMP 2019 dan memintanya agar merevisi ulang.
Pantauan iNews.id, dalam aksi dorong itu massa buruh terus memaksa masuk menembus barikade polwan. Bahkan terdengar adu mulut antara polisi dan massa. Kericuhan akhirnya mereda setelah buruh memilih mundur karena tak mampu menembus barikade polwan dan ketatnya pengawalan.

Tak ingin kericuhan kian meluas, koordinator buruh akhirnya memilih untuk membaca tuntutan mereka di depan kantor Gubernur Sumut dan didengar langsung Plt Sekda Provinsi Ibnu Sri Hutomu.
Dalam penyampaian aspirasinya, buruh mengungkapkan bahwa mereka meminta kepada Pemprov Sumut dalam hal ini gubernur untuk segera merevisi kebijakan penetapan UMP 2019 berdasarkan PP 78 Tahun 2015.