Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pulau Puah Sulteng, Terasa Kuat di Luwuk hingga Taliabu
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Warga Madina saat Gempa Mentawai, Panik Tsunami dan Diterpa Hoaks Air Laut Surut

Selasa, 25 April 2023 - 13:08:00 WIB
Cerita Warga Madina saat Gempa Mentawai, Panik Tsunami dan Diterpa Hoaks Air Laut Surut
Warga Mandailing Natal yang berkumpul di lokasi ketinggian usai gempa Mentawai berpotensi tsunami dan tersebarnya kabar air laut surut. (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)
Advertisement . Scroll to see content

"Hingga siang ini, informasi yang kami terima warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah mereka masing-masing," ujar Ahmad warga setempat, Selasa (25/4/2023).

Diketahui BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami saat gempa Mentawai. Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan yakni Nias dan Selatan Pulau Tanabala dengan status waspada.

Getaran gempa terasa di beberapa wilayah Sumbar hingga Sumut. Getaran paling kuat dirasakan di Siberut dan Mentawai. Selain itu ada wilayah Labuhan Batu. BMKG juga melaporkan tsunami setinggi 11 cm teramati. Hal ini terjadi pasca-gempa bumi di Kepulauan Mentawai.

Gempa Mentawai ini merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Seusai gempa, sejumlah warga di Mandailing Natal (Madina), Sumut, panik dan mengungsi akibat gempa Mentawai yang diikuti dengan peringatan dini potensi tsunami. Begitu pula dengan warga Padang, Sumbar. Mereka menyelamatkan diri ke sejumlah lokasi di jalan bypass hingga Masjid Raya Sumbar dan Mapolda Sumbar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut