Akibat ledakan itu, dirinya terpental dan mengalami luka-luka di sekujur tubuh. Dalam keadaan terluka, dia dan warga lain langsung lari berhamburan. Warga kemudian membawa para korban termasuk Naim ke klinik terdekat, dan selanjutnya dirujuk ke RSUD dr FL Tobing Kota Sibolga.
“Waktu bom itu meledak, saya langsung terpental dan luka-luka. Saya lihat serpihan hitam, api, pasir. Waktu itu kami banyak yang terkena ledakan, tapi saya dan polisi yang paling dekat dengan bom,” kata korban ledakan bom, Naim.
Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris di Kota Sibolga, Sumut, Selasa (12/3/2019). Ketiganya yakni, Husain alias Abu Hamzah, Asmir Khoir alias Ameng, dan Halimah. Densus 88 juga menyita 300 kg bahan peledak dari dua lokasi penggerebekan di Kota Sibolga.
Saat penangkapan itu, Solimah, istri terduga teroris Abu Hamzah menolak menyerahkan diri kepada petugas kepolisian. Solimah selanjutnya melakukan aksi bunuh diri dengan meledakkan bom jenis bom lontong. Dalam aksi bom bunuh diri itu, anak dari terduga teroris juga ikut tewas.
Editor: Maria Christina