Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Korban Selamat dari Ledakan Bom di Rumah Teroris di Sibolga

Jumat, 15 Maret 2019 - 12:51:00 WIB
Cerita Korban Selamat dari Ledakan Bom di Rumah Teroris di Sibolga
Korban ledakan bom di rumah terduga teroris di Sibolga, dirawat di RSUD dr FL Tobing Sibolga, Sumut, Jumat (15/3/2019). (Foto: iNews/Raymond)
Advertisement . Scroll to see content

SIBOLGA, iNews.id – Bom yang diledakkan istri terduga teroris di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Rabu dini hari (13/3/2019), membuat sejumlah warga  luka-luka. Hingga Jumat (15/3/2019), mereka masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr FL Tobing Kota Sibolga.

Salah satu korban ledakan yang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit milik pemerintah daerah itu, Naim. Saat ditemui, Naim masih terbaling lemah di ruangan Melati RSUD dr FL Tobing Kota Sibolga. Leher, kepala, dan dadanya dibalut perban karena mengalami luka-luka akibat terkena ledakan. Di wajahnya juga banyak luka.

Naim yang masih kerabat dekat terduga teroris Husain alias Abu Hamzah menceritakan bagaimana dirinya bisa terkena serpihan bom yang diledakkan istri Abu Hamzah, Solimah.

Awalnya dia mendapat informasi dari warga Jalan Cendrawasih bahwa rumah kerabatnya Abu Hamzah didatangi oleh kepala lingkungan dan beberapa petugas kepolisian terkait dugaan terorisme. Dia pun langsung ke rumah Abu Hamzah.

Tiba di sana, Naim kemudian diminta oleh kepala lingkungan dan petugas kepolisian untuk membujuk Solimah, istri terduga teroris Abu Hamzah agar keluar dari rumahnya. Namun nahas, begitu pintu dibuka, Solimah malah melemparkan benda seperti pipa yang langsung meledak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut