Biadab, Pelaku Siksa Anak Tiri Seminggu hingga Tewas karena Tak Suka Anak-Anak
LANGKAT, iNews.id – Kasus anak balita berinisial MIR (2), yang tewas karena disiksa ayah tirinya, Riki Ramadan Sitepu (30), di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), memunculkan fakta baru. Pelaku mengaku tega menganiaya korban selama seminggu hanya karena tidak menyukai anak-anak.
Alasan ini diungkapkan pelaku, Riki, kepada polisi yang melakukan pemeriksaan. “Berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik, dia kerap menganiaya korban karena memang tidak suka kepada anak-anak,” kata Kapolsek Salapian AKP Junaidi, Jumat (6/9/2019).
Tersangka mengaku, dirinya kerap menganiaya korban dengan berbagai cara di rumahnya di Dusun III Batu Guru Ponco Warno, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Dia tega memukul balita itu di bagian bahu, kaki, tangan, dan pantat korban. Bahkan, dia menyundut tubuh anak itu dengan rokok.
“Tersangka menyundut korban dengan rokok di bagian tangan, kuping, bahu. Tersangka juga memasukan korban ke dalam goni serta digantung di luar gubuk,” ujar Junaidi.
Korban MIR yang disiksa selama seminggu, sejak Senin 19 Agustus 2019 hingga Minggu 25 Agustus 2019, akhirnya meninggal dunia pada Selasa 27 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.