“Sebagai suami istri dalam rumah tangga kalau kecil-kecil itu memang ada, tapi gak pernah sampai dengar ada pertengkaran. Financial alhamdulilah juga tercukupi, makanya saya bingung motifnya apa? Kenapa sampai terpikir seperti itu,” ucapnya.
Sementara soal adanya dua eksekutor yang sudah berada dalam rumah, Kenny mengaku tak tahu sama sekali. Karena di saat bersamaan, dia sedang tidak berada di dalam rumah.
“Saya memang tidak tahu karena lagi tak ada dalam rumah. Saat ditanya polisi siapa yang biasa tidur di rumah, saya jawab hanya anggota keluarga saja,” katanya.
BACA JUGA: Istri Hakim PN Medan Jamaluddin dan 2 Eksekutor Terancam Hukuman Mati
Selain itu, Kenny mengungkapkan jika dalam rumahnya terdapat CCTV, namun saat kejadian kondisi mati.
“CCTV biasanya memang hidup tapi bingung kok saat kejadian mati. Aku tanya bunda, dijawab jika memang dia yang cabut karena alasan malu jika ada tamu yang datang. Aku gak tahu itu cuma alasan atau bukan,” tuturnya.
Diketahui, tersangka utama pembunuhan hakim PN Medan merupakan Zuraida Hanum, istri almarhum Jamaluddin. Tersangka merupakan istri kedua korban yang dinikahi korban pada 2011 silam.
Editor: Donald Karouw