Bareskrim Bongkar Lab Rahasia Vape di Medan, Tersangka Jaringan Malaysia Ditangkap
“Kemudian tim Subdit IV Dittipid Narkoba Bareskrim Polri berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai Bandara Soetta yang dilanjutkan melaksanakan tugas Control Delivery oleh tim di Sumut untuk menuju alamat pengiriman paket di Kota Medan,“ ujar Eko.
Tim kemudian menjalankan operasi control delivery ke alamat tujuan. Paket tersebut diterima oleh seseorang bernama Nurul di Warkop Agam Kampus, Jalan HM Joni. Nurul diketahui hanya digunakan sebagai penerima sementara untuk mengalihkan pengawasan.
“Sehingga, tim melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap pemilik paket atas nama Muhammad Raffi pada saat mengambil paket dari Nurul di JL. HM JONI, Teladan Baru, Kec. Medan Kota, Sumatera Utara,” kata Eko.
Dalam pemeriksaan, Rafi mengaku bahwa bahan baku vape etomidate pertama kali dikirim pada September 2025. Dia mengenal pemasok dari Malaysia melalui sepupunya bernama Ibrahim.
“Setelah perkenalan dengan saudara Ibrahim yang berdomisili di Malaysia ada menawarkan pekerjaan kepada tersangka Raffi yaitu membuat vape dan tersangka menerima pekerjaan tersebut dengan upah sebesar Rp10.000,/Cartridge,” ucapnya.