Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris
Advertisement . Scroll to see content

6 Fakta Kasus Pembunuhan 2 Bocah oleh Ayah Tiri di Medan, Nomor 4 Bikin Merinding

Senin, 22 Juni 2020 - 22:00:00 WIB
6 Fakta Kasus Pembunuhan 2 Bocah oleh Ayah Tiri di Medan, Nomor 4 Bikin Merinding
Tersangka kasus pembunuhan dua bocah kakak adik di Medan saat prarekonstruksi. (Foto: iNews/Adi Palapa Harahap)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.idKasus pembunuhan kakak-adik yang jasadnya ditemukan di dalam parit kawasan Global Prima National Plus School Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan menggegerkan warga. Tragisnya, kedua bocah yakni Ikhsan Fathilah (10) dan Rafa Anggara (5) tewas dibunuh ayah tirinya, Rahmadysah (30) dengan cara kepalanya dibentur-benturkan ke tembok dan diinjak perutnya hingga tak bias bernapas.

Usai membunuh kedua anak tirinya, Rahmadsyah kabur ke rumah temannya di kawasan Delitua, Deliserdang sebelum akhirnya ditangkap polisi, Senin (22/6/2020).

Berikut enam fakta kasus pembunuhan dua bocah oleh ayah tiri yang dirangkum iNews.id:

1. Merengek Minta Uang Beli Es Krim

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, peristiwa pembunuhan terhadap Ikhsan Fathilah (10) dan Rafa Anggara (5) terjadi pada Jumat (19/6/2020) malam. Saat itu, kedua bocah bersama tersangka, Rahmadsyah sedang menonton televisi di rumah mereka yang berada di samping gedung lobal Prima National Plus School, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kedua bocah tersebut kemudian meminta uang kepada tersangka untuk membeli es krim. Lalu tersangka menjawab jika dia tidak memiliki uang. Kedua korban terus meminta dan memaksa tersangka untuk memberikan uang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut