Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Pakan Ternak di Jember Naik, Daya Beli Masyarakat Menurun
Advertisement . Scroll to see content

48.000 Ekor Babi Mati di Sumut, Kerugian Peternak Diperkirakan Mencapai Rp144 Miliar

Kamis, 13 Februari 2020 - 13:54:00 WIB
48.000 Ekor Babi Mati di Sumut, Kerugian Peternak Diperkirakan Mencapai Rp144 Miliar
Gubernur Edy Rahmayadi saat rapat dengar pendapat penanganan kasus babi mati di Sumut, Kamis (13/2/2020). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)
Advertisement . Scroll to see content

"Mari saudara-saudaraku, berikan masukan kepada kami untuk menangani permasalahan kematian babi di Sumatera Utara ini," katanya.

Dia mengungkapkan, Pemprov Sumut masih terus mencari solusi mengatasi wabah flu Afrika. Satu di antaranya dengan mengajak peternak beralih ke hewan ternak lain.

"Kalau itu memang tidak dipolitisir. Kami akan ubah sementara ke ternak lain yang tidak terkena virus ASF," ucapnya.

Gubernur menegaskan, Pemprov Sumut tidak akan mengambil langkah pemusnahan babi karena berdampak besar terhadap ekonomi. Apalagi dengan jumlah babi di Sumut yang mencapai 2 juta ekor.

Jika langkah pemusnahan ini diambil, maka pemerintah harus menyiapkan ganti rugi mencapai triliunan rupiah.

"Kalau itu sampai terjadi (pemusnahan), maka biaya ganti rugi babi ini mencapai Rp6 triliun," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut