3 Santriwati di Paluta Ditabrak Pikap saat Jalan Kaki ke Pesantren, 1 Tewas di Tempat
Tabrakan ini mengakibatkan dua anak santri masuk ke kolong mobil hingga terseret sejauh 10 meter. Sementara satu orang lagi terpelanting sejauh 7 meter.
“Mobil pikap itu melaju dengan kecepatan tinggi. Sopirnya hilang kendali hingga menabrak ketiga anak santri wati tersebut,” kata seorang warga saksi mata, Amron Siregar.
Akibat kecelakaan tersebut, korban Susi Susanti meninggal dunia. Jenazah almarhumah langsung dimakamkan Jumat sore di TPU Desa Parau Sorat. Kedua teman korban dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan karena mengalami kritis akibat luka berat di sekujur tubuhnya.
Sementara sopir pikap tersebut sudah diamankan polisi untuk menghindarinya dari amukan massa.
“Sopir pikap yang menabrak sudah dibawa ke kantor polisi,” ujarnya.
Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Sampai saat ini pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan karena masih memeriksa sopir pikap dan saksi-saksi kecelakaan tersebut.
Editor: Maria Christina