Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Bertambah, Modusnya Lebih Canggih dari Oknum Dosen
Advertisement . Scroll to see content

Tertekan dan Trauma, Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Oknum Dosen Sering Menangis dan Malu

Jumat, 03 Desember 2021 - 10:33:00 WIB
 Tertekan dan Trauma, Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Oknum Dosen Sering Menangis dan Malu
Mahasiswi korban pelecehan oknum dosen menggunakan penutup kepala berdiri di ruangan tempatnya mendapatkan perlakuan tak senonoh. (Foto: Firdaus)
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan pengakuan korban juga, lanjut Masnoni, TKP sudah tidak sesuai dengan saat terjadi kejadian. "Ada beberapa barang yang dikeluarkan, kita dapat informasi kepala ruangan (kepala jurusan/Kajur) itu sudah berganti. Jadi ada beberapa barang yang dikeluarkan. Tapi nati saat rekon, kita uat sesuai dengan saat kejadian," katanya. 

Sementara itu, oknum dosen diduga pelaku telah mendapatkan sanksi tegas dari Universitas Sriwijata. Satu di antaranya dicopot dari jabatannya sebagai kepala jurusan atau kajur.

Wakil Rektor I Unsri, Prof Zainuddin mengatakan, usai melaksanakan pemeriksaan secara internal dan melalui sejumlah pertimbangan, oknum dosen dijatugkan sanksi. 

"Dari hasil pemeriksaan, dosen A mengakui perbuatannya. Sanksi sudah diberikan oleh pihak Rektorat. Sanksi itu juga sudah dikoordinasikan dengan ahli hukum di Fakultas Hukum," ujar Zainuddin, Rabu (1/12/2021). 

Terkait detail sanksi yang dijatuhkan, lanjut Zainuddin, pihak kampus tidak bisa menyampaikannya ke publik karena menyangkut pribadi dosen tersebut.

"Kita tidak bisa menjelaskan secara detail terkait sanksi yang kita berikan karena itu sudah menyangkut pribadi seseorang dan bukan untuk konsumsi publik. Yang jelas, sudah kita berikan sanksi berupa sanksi akademik, administrasi, dan pencopotan dari jabatannya sebagai Kajur," katanya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut