Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Bertambah, Modusnya Lebih Canggih dari Oknum Dosen
Advertisement . Scroll to see content

Tertekan dan Trauma, Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Oknum Dosen Sering Menangis dan Malu

Jumat, 03 Desember 2021 - 10:33:00 WIB
 Tertekan dan Trauma, Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Oknum Dosen Sering Menangis dan Malu
Mahasiswi korban pelecehan oknum dosen menggunakan penutup kepala berdiri di ruangan tempatnya mendapatkan perlakuan tak senonoh. (Foto: Firdaus)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang menjadi korban pelecehan seksualoknum dosen saat meminta tanda tangan skripsi, mengalami trauma. Korban merasa malu dan ketakutan dengan lingkutan sekitar. 

"Kalau kita lihat psikis korban sangat tertekan. Pertama malu, habis itu takut dengan lingkungan sekitar. Masih masih trauma," ujar Kasubdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni, Jumat (3/12/2021).

Selain itu, mahasiswi berusia 22 tahun berisinial DR ini, sering menangis termasuk saat berbicara atau memberikan keterangan kepada penyidik. "Ya (menangis)," kata mantan Kapolsek Talang Kepala Banyuasin. 

Kompol Masnoni bersama penyidik telah melakukan olah TKP bersama korban. Menggunakan jaket warna hitam untuk menutup kepala dan wajah, DR berusaha mengingatkan dan menceritakan perlakuan buruk oknum dosen terhadap dirinya di ruangan kepala jurusan itu. 

Menurutnya, olah TKP dilakukan untuk memberikan gambaran kepada penyidik, bagaimana kejadian yang sudah dialami korban. "Berdasarkan pengakuan korban, dosen melakukan pegang tangan, habis itu membuka baju korban, dada dicium dan dipeluk. Sampai melakukan memegang alat kelamin pelaku," kata Kompol Masnoni. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut