Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumsel Bongkar Praktik Penimbunan BBM, 770 Liter Solar Subsidi Disita
Advertisement . Scroll to see content

Tari Tradisional Sumatera Selatan, Mengandung Cerita Mistis hingga Penyambutan Tamu

Selasa, 29 November 2022 - 10:55:00 WIB
Tari Tradisional Sumatera Selatan, Mengandung Cerita Mistis hingga Penyambutan Tamu
Tari Gending Sriwijaya, salah satu tari adat Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Namun pada awalnya, pada awal kemerdekaan, tari ini awalnya sekelompok orang tua di kampung yang konon memiliki kemampuan tertentu akan memanggil makhluk dari tempat lain untuk menghibur masyarakat di acara atau hajatan masyarakat saat itu. Setelah tari ditampilkan dan hajatan akan selesai, makhluk atau peri yang dipanggil akan pergi dengan sendiri. 

4. Tari Tanggai

Tari tradisonal Sumatera Selatan satu ini memiliki kemiripan dengan tari serupa di China. Hal ini tidak terlepas dari akulturasi budaya yang sudah terjadi sejak masa Kerajaan Sriwijaya, perantau dari China sudah biasa datang dan menetap di Palembang. 

Tari Tanggai berkembang di seluruh Sumatera Selatan, dan pada abad ke-5 Masehi, Tari Tanggai merupakan tari yang sakral karena pengantar sesajian persembahan kepada dewa. Karenanya penari membawa sesajian buah dan beraneka bunga. 

Disebut Tari Tanggai, karena penari menggunakan tanggai atau kuku panjang, berupa alat yang dipasang di delapan jari selain jempol. Para penari akan melentikkan jari-jari yang menggunakan tanggai. 

Kini Tari Tanggai juga ditampilkan untuk menyambut tamu agung dan hiburan di pesta pernikahan. Para penari menggunakan busana aesan gede dan membawa tepak. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut