Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumsel Bongkar Praktik Penimbunan BBM, 770 Liter Solar Subsidi Disita
Advertisement . Scroll to see content

Tari Tradisional Sumatera Selatan, Mengandung Cerita Mistis hingga Penyambutan Tamu

Selasa, 29 November 2022 - 10:55:00 WIB
Tari Tradisional Sumatera Selatan, Mengandung Cerita Mistis hingga Penyambutan Tamu
Tari Gending Sriwijaya, salah satu tari adat Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Tari tradisional Sumatera Selatan cukup banyak yang mencermiankan kekayaan seni dan budaya di Bumi Sriwijaya. Setiap tari memiliki sejarah dan fungsi masing - masing, di antaranya menyambut tamu dan ungkapan kegembiraan setelah panen raya. 

Dari sekian banyak tari tradisional Sumatera Selatan, terdapat beberapa tari yang sangat populer dan menjadi identitas Palembang dan Sumatera Selatan. Tari tersebut dipentaskan dalam berbagai kegiatan atau hajatan besar, baik instansi pemerintah, festival budaya maupun pernikahan. 

Daftar tari tradisional Sumatera Selatan yang sudah menjadi warisan takbenda tercatat:

1. Tari Tepak Keraton 

Tari tradisional Sumatera Selatan pertama yakni Tari Tepak Keraton yang memiliki fungsi untuk menyambut tamu agung. Tari ini dipentaskan tujuh penari yang salah satunya membawa tepak berisikan kapur dan sirih yang akan diberikan kepada tamu yang dihormati. 

Menurut catatan sejarah, Tari Tepak Keraton diciptakan oleh Maestro Seni dan Songket Palembang, Hj Anna Kumari. Tari ini dibuat pada tahun 1966 untuk menyambut Pangdam Sriwijaya yang baru saat itu, Brigjen Ishak Juarsa. 

Pola lantai tari dan pakaian yang digunakan terinspirasi dengan Kesultanan Palembang Darussalam, kerajaan Islam besar yang menguasai Palembang setelah era Kerajaan Sriwijaya. Saat ini, tari ini terkadang ditampilkan pada pesta pernikahan dengan pakaian yang digunakan oleh penari yakni pakaian adat Sumsel yakni Aesan Pang Sangkong.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut