Sumsel Terapkan PPKM, Epidemiolog: Alarm bagi Pemda
PALEMBANG, iNews.id - Sumsel termasuk lima provinsi tambahan yang akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Anggota Tim Ahli Covid-19 Sumatera Selatan bidang epidemiologi, Iche Andriany Liberty menilai hal ini sebagai alarm penanganan Covid-19.
"Alarm untuk kabupaten/kota supaya lebih kuat lagi berupaya mengendalikan pandemi COVID-19 terutama peduli dengan strategi 3T," katanya, Selasa (6/4/2021).
Menurut dia hingga saat ini belum semua kabupaten/kota di Sumsel kompak dalam penanganan 3T yakni testing, tracing dan treatment karena penambahan kasus baru cenderung hanya dari daerah-daerah tertentu.
Padahal positivy rate Covid-19 di Sumsel masih di angka 28 persen yang berarti tingkat testing menurun di tengah penyebaran virus yang masih meluas.
"Tampak dari kasus positif di Sumsel yang menunjukkan peningkatan dalam sepekan terakhir setelah pekan-pekan sebelumnya menunjukkan tren penurunan," kata dia.