Polri Kantongi Identitas Pelaku Perusakan Gereja Katolik di Ogan Hilir
Sebelumnya diberitakan, Gereja Katolik Santo Zakaria yang terletak di Dusun III Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir dirusak oleh orang tidak dikenal (OTD) pada Kamis, 8 Maret 2018 kemarin sekitar pukul 00.30 WIB.
Informasinya, kerusakan gereja tersebut cukup parah karena pelaku merusak pintu dan kuris, memecahkan kaca, serta melakukan pembakaran di dalam gereja yang sudah dibangun dari tahun 2000 tersebut.
Pelaku diduga masuk ke gereja dengan cara memecahkan dinding pintu depan dengan palu dan melepaskan daun jendela. Kursi dan meja yang ada di dalam gereja ditumpukkan di tengah lalu dibakar. Api tidak sempat meluas karena langsung dipadamkan dengan cepat oleh warga setempat yang mengetahui peristiwa tersebut.
Menurut Kapolres Ogan Ilir, AKBP Ghazali Achmad, selama ini warga sekitar menjalani aktivitas dengan damai. Bahkan warga saling gotong royong dalam melakukan kegiatan.
Sejauh ini memang tidak ada barang-barang yang hilang di dalam Kapel. Namun mesin pompa air terakhir diketahui hilang siang ini dan belum dapat dipastikan apakah pelaku yang mengambil atau tidak.
Warga sekitar juga sempat ada yang keluar rumah dan menegur para pelaku yang diduga lebih dari lima orang tersebut. Tetapi mereka tak berani mendekat dan para pelaku pun langsung lari menggunakan sepeda motor.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan motif pelaku melakukan perusakan. Untuk mengamankan lokasi kejadian, petugas sudah memasang garis polisi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).
Editor: Donald Karouw