Peringatan Puncak Harlah NU di Sumsel Sukses Gerakkan Perekonomian Kerakyatan
"Ke depannya, kami berharap bahwa perekonomian kerakyatan terus digalakan dan NU bisa membantu pemerintah mensosialisasikan sekaligus mendorong agar warga NU bisa membantu ketahanan pangan dalam menggeliakan penanaman melalui sektor pertanian," ucapnya.
Sementara itu, pemerintah juga telah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2022 dengan dana yang cukup besar, serta suku bunga yang sangat kecil.
"Kami siapkan KUR tahun ini sebesar Rp. 383 triliun dengan bunga 3 persen, ini bisa menjadi kesempatan bagi pelakau UMKM agar ini didorong," katanya.
Di sisi lain, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengaku, dipilihnya Palembang sebagi salah pelaksanaan Harlah karena kota ini merupakan "Sriwijaya" yang memiliki peradaban paling tua berskala Nusantara yang tercatat dalam sejarah. Dalam rangkain harlah ini juga, NU bersama pemerintah melakukan program peremajaan sawit rakyat dan ini nanti akan dikembangkan lebih luas lagi.
"Tadi kita juga telah melakukan penandatanganan kerjasama antara PBNU GAPKI dan BDPPKS, hal ini ini adalah wujud gagasan NU denga pemerintah untuk berupaya mengiktiarkan kemakmuran dan sekaligus merawat alam. Artinya lestari alamnya sejahtera petaninya. Terima kasih kepada pemerintah yang telah bekerjasama dengan NU," ujarnya.