Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jenazah Tenaga Medis Korban KKB Tiba di Rumah Duka Sorong, Tangis Keluarga Pecah
Advertisement . Scroll to see content

Pecat 109 Tenaga Medis saat Pandemi Covid-19, Ini Alasan Bupati Ogan Ilir

Jumat, 22 Mei 2020 - 05:35:00 WIB
Pecat 109 Tenaga Medis saat Pandemi Covid-19, Ini Alasan Bupati Ogan Ilir
Tenaga medis honorer di RSUD Ogan Ilir dipecat (Foto: Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

INDRALAYA, iNews.id - Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam, mengklaim keputusan pemerintah daerah memecat 109 tenaga kesehatan honorer rumah sakit sudah sesuai prosedur. Sebab semua tuntutan mereka telah dipenuhi, namun tidak ada respons baik.

"Mereka minta dilengkapi alat pelindung diri (APD), padahal di rumah sakit ada ribuan. Silakan cek semuanya mulai dari kacamata, sarung tangan dan lain-lain," kata Ilyas Panji di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (21/5/2020).

Dia menduga tuntutan APD, insentif dan rumah singgah hanyalah alasan para tenaga honorer rumah sakit yang takut berhadapan dengan pasien Covid-19, sehingga ikut mengganggu penanganan pasien virus corona.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir telah menyiapkan 34 ruangan khusus di dalam gedung DPRD dengan fasilitas lengkap untuk singgah tenaga kesehatan. Sedangkan terkait insentif kerja, kata dia, sudah dinilai tidak wajar, karena mereka sementara ini belum menunjukkan kinerjanya.

"Ketika negara butuh tenaga mereka tapi malah mereka tinggalkan tugas, sementara apa yang mereka tuntut sudah dipenuhi jauh-jauh hari," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut