Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rampok Sopir Truk Berkedok Pengamen Dihadiahi Timah Panas di Palembang
Advertisement . Scroll to see content

Palembang Dijuluki Kota Pempek, Benarkah terkait Pria China?

Rabu, 23 November 2022 - 09:47:00 WIB
 Palembang Dijuluki Kota Pempek, Benarkah terkait Pria China?
Pengrajin pempek di Kampung Pempek Tanggo Rajo Cindo, Jalan KH Azhari Lorong Tangga Raja, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang. (Foto: Muhsaful Imam/Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian Pempek Lenjer, Pempek Keriting, Pempek Tahu, Pempek Kapal Selam, Pempek Pistel, Pempek Kulit, Pempek Panggang (tunu), dan Pempek Lenggang.

5. Pempek berkembang menjadi industri 

Wajar Palembang dijuluki Kota Palembang, karena pempek telah menjadi industri yang menggerakkan perekonomian banyak warga. Sebelum pandemi, setiap hari 5 hingga 6 ton pempek ke luar Palembang melalui kantor pos. Belum lagi melalui jasa pengirimam lainnya. 

Warga Palembang yang merantau, ketika pulang kampung akan menyerbu sentra pempek. (Foto: Ist)
Warga Palembang yang merantau, ketika pulang kampung akan menyerbu sentra pempek. (Foto: Ist)

Pempek diproduksi dalam jumlah kecil hingga besar seperti pemilik merek pempek yang sudah besar dan membuka cabang di berbagai daerah di Indonesia. 

Begitu pun saat belanja online melanda, bermunculan pengusaha yang menjual pempek secara online. Pada saat ini pempek tidak hanya menjadi konsumsi rumah tangga atau sekadar makanan tradisional yang disajikan pada saat-saat tertentu, tapi telah banyak membantu ekonomi masyarakat dan dikenal luas. Pempek juga menjadi oleh-oleh yang tidak bisa ditinggalkan ketika berkunjung ke Palembang. Begitulah alasan Palembang dijuluki Kota Pempek. 

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut