Palembang Dijuluki Kota Pempek, Benarkah terkait Pria China?
Kemudian Pempek Lenjer, Pempek Keriting, Pempek Tahu, Pempek Kapal Selam, Pempek Pistel, Pempek Kulit, Pempek Panggang (tunu), dan Pempek Lenggang.
Wajar Palembang dijuluki Kota Palembang, karena pempek telah menjadi industri yang menggerakkan perekonomian banyak warga. Sebelum pandemi, setiap hari 5 hingga 6 ton pempek ke luar Palembang melalui kantor pos. Belum lagi melalui jasa pengirimam lainnya.

Pempek diproduksi dalam jumlah kecil hingga besar seperti pemilik merek pempek yang sudah besar dan membuka cabang di berbagai daerah di Indonesia.
Begitu pun saat belanja online melanda, bermunculan pengusaha yang menjual pempek secara online. Pada saat ini pempek tidak hanya menjadi konsumsi rumah tangga atau sekadar makanan tradisional yang disajikan pada saat-saat tertentu, tapi telah banyak membantu ekonomi masyarakat dan dikenal luas. Pempek juga menjadi oleh-oleh yang tidak bisa ditinggalkan ketika berkunjung ke Palembang. Begitulah alasan Palembang dijuluki Kota Pempek.
Editor: Berli Zulkanedi