Ormas Islam Desak Tutup Hiburan Malam di OKU yang Terkenal hingga ke Lampung
Sekretaris GNPF Ulama Muslim OKU, Baijuri menegaskan berdasarkan hasil investigasi di tempat-tempat usaha tersebut sudah disalahgunakan sebagai sarana transaksi seks, penyedian minuman keras dan kemaksiatan lain.
"Bahkan tempat-tempat maksiat di Baturaja ini sudah terkenal hingga ke Provinsi Lampung. Tidak ada gunanya jika hanya dilakukan razia karena pasti bocor. Kami minta agar segera ditutup apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan," kata dia.
Menanggapi itu Plh Bupati OKU Edward Chandra meminta para ulama bersabar dan menahan diri dengan tidak melakukan tindakan anarkis menutup tempat hiburan malam.
"Permasalahan ini akan segera ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi bersama instansi terkait, di antaranya Polres, Dandim, Kejari, termasuk ormas," katanya.
Editor: Berli Zulkanedi