Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Majukan Ketahanan Pangan Daerah, Gubernur Sumsel Sabet Indonesia Awards 2022
Advertisement . Scroll to see content

Orang Tua Santri Datangi Polda Sumsel Tanyakan Kelanjutan Perkara Penganiayaan Anaknya

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 18:45:00 WIB
Orang Tua Santri Datangi Polda Sumsel Tanyakan Kelanjutan Perkara Penganiayaan Anaknya
Orang tua santri yang melaporkan anaknya diduga dianiaya senior datangi Polda Sumsel. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Dari Ponpes maupun orang tuanya bilang kejadian itu hanya memegang kerah. Ini yang perlu kami luruskan. Dalam perawatan di RS Bhayangkara, berdasarkan keterangan orang tua korban didapat beberapa bukti luka. Salah satunya di bagian bokong. Ada juga pengakuan korban soal lambungnya dipukul, kemudian dicekik dan lain sebagainya," katanya.

Ryan mengaku, jika keluarga korban beserta perwakilan Ponpes Izzatuna pernah menjenguk korban saat masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara M Hasan Palembang. Dalam pertemuan tersebut, orang tua korban sempat ditawari kesepakatan damai agar tidak membawa persoalan ini ke jalur hukum.

"Ternyata dalam upaya damai itu ternyata ada draft yang disusulkan. Dalam draft perdamaian itu ada yang tidak kami sepakat beberapa hal, sehingga tidak terealisasi secara kongkret mengingat adanya klausul pasal yang tidak sejalan dengan harapan penyelesaian perkara ini ke depan," katanya.

Tidak hanya membawa permasalahan ini ke jalur hukum, kuasa hukum dan keluarga korban juga bakal mengadu ke DPRD Banyuasin. Langkah tersebut dirasa perlu untuk dilakukan mengingat keluarga korban sangat berharap adanya pertanggungjawaban sebagai lembaga penyedia pendidikan.

"Kami lihat seperti apa bentuk pertanggungjawaban dari ponpes maupun keluarga terlapor. Karena sampai saat ini korban meski sudah keluar dari rumah sakit, namun masih mengalami trauma secara psikis. Nanti akan kami buktikan melalui resume dari dokter. Sebab korban juga disarankan melakukan fisioterapi mengingat kondisinya yang sampai saat ini masih trauma, bahkan tidak mau sekolah," katanya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut