Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Didukung Kadin Kalteng, Sumsel, dan Sulbar, Anindya Bakrie: Kadin Bersatu, Indonesia Maju
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Kepala Sekolah di OKU Cabuli Banyak Siswa SD di Kelas dan Perpustakaan 

Senin, 24 Mei 2021 - 08:31:00 WIB
Oknum Kepala Sekolah di OKU Cabuli Banyak Siswa SD di Kelas dan Perpustakaan 
Sejumlah anak korban pencabulan mendatangi Unit PPA Polres OKU. (Foto: Widori)
Advertisement . Scroll to see content

BATURAJA, iNews.id - Oknum kepala sekolah (Kasek) berinisial A di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU Sumatera Selatan (Sumsel) dilaporan ke polisi karena diduga telah mencabuli sejumlah siswanya. Saat ini telah lima anak yang semuanya laki - laki membuat pengakuan ke orang tua dan diteruskan laporan ke Polres OKU. 

Perbuatan kepala sekolah ini sangat tidak patut, sebagai kepala sekolah yang harusnya memberikan contoh dan mendidik malah mencabuli sedikitnya lima anak didiknya. 

Perbuatan tak senonoh ini diketahui setelah para orang tuanya Sabtu (22/5) melaporkan kejadian pelecehan itu kepada Unit PPA Satreskrim Polres OKU. 
Dari keterangan salah seorang orang tua korban, SY warga Dusun Tanjung Sari Desa Lubuk Batang Lama, Kecamatan Lubuk Batang menuturkan terungkapnya kejadian pelecehan seksual berawal dari pengakuan anaknya.

Kemudian dari pengakuan anaknya itu, banyak anak lain yang juga ikut mengakui pernah dilecehkan oleh pelaku. "Awalnya anak saya yang mengakui bahwa dia pernah dilecehkan dengan cara dicabuli oleh pelaku saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Kejadian nya sekitar satu tahun yang lalu," tutur SY.

Dilanjutkan SY, kini jumlah korban pencabulan yang diduga dilakukan oknum kepala sekolah itu terus bertambah. Saat ini yang sudah turut melaporkan pelaku sebanyak lima korban. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut