Merasa Dizalimi, Perempuan Balon Kades Ini Protes ke Panitia Seleksi
"Tiga calon lain dinyatakan lolos, sementara saya tidak. Saya ingin mempertanyakan kenapa dan ada apa? karena hal ini sangat merugikan baginya dan saya minta keadilan," katanya.
Terkait masalah ijazah Sulaini mengaku secara sah telah mengikuti program paket yang dilaksanakan PKBM Bukit Sulap Ponpes Mafaza Lubuklinggau.
"Dan itu sudah lama, saya lulus paket A 2008 dan paket B 2016 lalu. Yang sanya ingin tanyakan ada apa dan kenapa. Itu saja," katanya.
Sedangkan Ketua DPMD H. Alfirmansyah, mengatakan, pihaknya melalui tim verifikasi telah menjalankan sesuai dengan prosedur yang ada, karena tidak semua yang disampaikan bakal calon kades itu diakui kebenarannya, semua melalui tahapan yang ada.
“Termasuk terkait keabsahan ijazah itu kita sudah mempertanyakan dengan instansi terkait dan jawabannya ternyata tidak lugas dan tegas, hanya menyatakan bahwa Ia pernah sekolah dan pernah lulus," katanya.
“Kami tidak menyatakan bahwa ijazah itu tidak sah tapi meragukan, karena kami tidak memiliki bukti untuk menyakinkan kami,” katanya lagi.
Editor: Berli Zulkanedi