Mentan Targetkan Food Estate Tembus Ekspor dan Tekan Impor
"Sebagai bentuk keseriusan dan meningkatkan keberhasilan program Agrosolution, Pusri melakukan MoU bersama TNI AD melalui Poskopad Kodam II Sriwijaya dengan membentuk Program Agrosolution Bela Negeri, yang mana sebelumnya MoU tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Pertanian akhir tahun lalu," katanya.
Tri juga mengatakan bahwa Program Agrosolution Bela Negeri ini memiliki tujuan untuk membentuk suatu sistem yang terintegrasi melalui cara menggabung konsep agrosolution dengan fungsi ekonomi dan fungsi teritorial yang dimiliki oleh TNI AD.
"Dengan adanya program ini, kami memiliki sebuah sistem terintegrasi yang menyatukan konsep agrosolution dengan fungsi ekonomi dan territorial yang sangat bermanfaat dalam bidang pertanian," ujar Tri.
Manfaat dari program ini, lanjut Tri, diantaranya meningkatkan kapasitas di bidang pertanian, pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian, serta pendampingan penerapan inovasi teknologi pertanian.
"Hingga saat ini Program Agrosolution Pusri telah dilaksanakan pada 10 titik demonstrasi plot yang tersebar di seluruh Sumsel dengan luas binaan mencapai 2.357 hektar dari total keseluruhan sebesar 4.156 hektar. Serta diaplikasikan pada komoditas padi, jagung dan sawit," ucapnya.
Tri menjelaskan, bahwa Pusri siap berkolaborasi dan mendukung peningkatan potensi pertanian dan mewujudkan cita-cita Sumsel dalam menaikkan peringkat sebagai Provinsi penghasil tanaman terbesar di Indonesia.
"Kami juga berharap kedepannya Program Agrosolution ini dapat diperluas di seluruh wilayah Indonesia untum mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional," katanya.
Editor: Berli Zulkanedi