Kronologi Pembunuhan Sadis Mahasiswi UIN Palembang di Muara Enim
PRABUMULIH, iNews.id – Pembunuh dan pemerkosa mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), di Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, mengungkapkan kronologi aksi sadisnya. Pelaku Upuzan Sairan (30) yang ditangkap Polres Muara Enim mengaku tak hanya membunuh korban Fatmi Rohanayanti (20), tapi juga dua kali memerkosanya.
Pelaku mengaku sudah merencanakan aksinya sehari sebelumnya, Rabu (30/1/2019). Awalnya dia hanya berniat mencuri sepeda motor korban. Keesokan harinya, Kamis (31/1/2019), pelaku mengintai korban. Setelah korban mengantarkan kedua orang tuanya ke kebun, pelaku yang memakai penutup wajah mencegat korban dengan menggunakan sebatang kayu.
Korban yang ketakutan akhirnya menyerahkan sepeda motornya. Namun saat menyerahkan sepeda motornya, korban tiba-tiba membuka penutup wajah pelaku. Karena panik wajahnya telah diketahui korban, pelaku melukai wajah korban. Dia lalu menyuruh korban masuk ke area perkebunan karet yang biasa disadap korban bersama orang tuanya.
“Awalnya kuintai dulu dia. Habis kuintai, kucegat pakai kayu. Dia stop motornya dan ngasih motor. Trus dia buka topeng aku,” kata pelaku, Upuzan Sairan, Sabtu (2/2/2019).
Pelaku selanjutnya mengikat tangan, kaki, dan mulut korban dengan pakaiannya sendiri, termasuk dengan jilbabnya. Di lokasi itu, pelaku kemudian memerkosa korban.