Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ‎Soroti Netralitas ASN dalam Pilkada, GKR Hemas: Bawaslu Harus Tegas
Advertisement . Scroll to see content

Korpri Ungkap Faktor ASN Tidak Netral di Pilkada

Jumat, 20 November 2020 - 13:55:00 WIB
Korpri Ungkap Faktor ASN Tidak Netral di Pilkada
Korpri sebut dua pemicu ASN tidak netral di Pilkada. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Faktor eksternal yang juga disoroti Zudan adalah sistem merit yang masih sangat tergantung pada kepala daerah. Sistem merit ASN daerah sangat tergantung politik lokal.

"Sebab pejabat kita diangkat oleh PPK. Eselon II, Eselon III, Sekda provinsi diangkat oleh PPK. Eselon I yang diangkat oleh presiden. Jadi betapa tergantung sistem meritnya dengan para kepala daerah," katanya.

Dia pun mengusulkan agar agar sistem karier ASN didesain ulang. PNS tidak seharusnya menjadi pegawaidaerah tapi nasional. "Yakni pejabat eselon II selayaknya menjadi pejabat nasional. Sehingga dia bisa dimutasi antarprovinsi dan yang menempatkan itu Menteri PANRB, Mendagri, atau Presiden. Jadi dia bisa ditempatkan di mana pun, tidak tergantung satu kepala daerah saja. Diputar dalam satu provinsi atau berputar antarprovinsi," Jelasnya.

Sementara untuk faktor internal yang membuat ASN tak netral juga cukup banyak. Dia menegaskan bahwa setiap ASN harus tetap profesional. "Misalnya, calon kepala daerah sangat akrab dengan Sekda. Anak buah Sekda tidak enak kalau tidak mendukung. Ini mendukung karena kedekatan, karena utang budi. Ini faktor internal yang harus bisa kita antisipasi agar tidak terjebak dalam sikap tidak netral," pungkasnya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut