Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Dia Sosok Kopassus Bule yang Latih Pasukan TNI Perang di Segala Medan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Prajurit Kopassus di Papua, Selamat dari Tembakan Jarak Dekat hingga Tidur di Tumpukan Mayat Teman

Sabtu, 25 Desember 2021 - 06:26:00 WIB
Kisah Prajurit Kopassus di Papua, Selamat dari Tembakan Jarak Dekat hingga Tidur di Tumpukan Mayat Teman
Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. (Foto/Pen Kopassus)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Para prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang sebelumnya bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) dalam setiap operasi meninggalkan kisah mencengangkan. Mulai dari selamat dari penyergapan dan tembakan jarak dekat hingga tidur bersama tumpukan mayat teman selama lima hari.

Keberanian pasukan elite TNI AD itu membuat Belanda mati kutu hingga memaksa Negeri Kincir Angin itu angkat kaki dan menyerahkan Tanah Papua kepangkuan Ibu Pertiwi. 

Setelah Belanda menyerah, prajurit Kopassus kembali dihadapkan aksi kelompok bersenjata peninggalan Belanda yang memberontak dan ingin memisahkan diri dari NKRI. Dikutip dalam buku “Sintong Panjaitan: Perjalanan Prajurit Para Komando” diceritakan bagaimana Sintong harus berjuang keras menundukkan kelompok pemberontak Lodewijk Mandatjan yang mengacau di Papua. 

Hal itu menyebabkan 14.000 orang terpaksa masuk ke hutan untuk menghindari kekerasan oleh kelompok bersenjata Lodewijk. Perjuangan Sintong pun melakukan pembersihan dan pengamanan akhirnya berhasil. 

Meski begitu, ada peristiwa menegangkan ketika nyawa Sintong nyaris saja melayang saat sebutir peluru melintas di atas kepalanya. Saat itu, Tim RPKAD melakukan pembersihan di dalam kota Kecamatan Warmare. Siang harinya Tim RPKAD kembali ke Manokwari.Truk yang mengangkut pasukan harus melewati daerah perbukitan yang rawan terjadi pernyergapan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut