Gubernur Sumsel dari Masa ke Masa, Pemain Film Asmara Moerni hingga Dokter Kandungan
Pada masa kepemimpinan Ramli, study kelayakan ulang untuk membangun kawasan tersebut kembali dilakukan. Pembangunan jalan darat ke Pelabuhan TAA dimulai pada tahun anggaran 1991/1992 sepanjang 68,8 km, selain itu dibangun pula tujuh jembatan.
Dunia olahraga juga tidak luput dari perhatian Letjen TNI (Purn) Ramli Hasan Basri. Saat itu Ramli membagikan bonus Rp 30 juta untuk atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XII. Ia juga menyediakan dana Rp1,5 miliar untuk pembinaan olahraga di tahun 1990.
H Rosihan Arsyad 1998-2003
Laksda TNI (Purn) H Rosihan Arsyad dilantik menjadi gubernur periode 1998-2003 setelah mengantongi 26 dari 45 suara dalam pemilihan di DPRD Sumsel.
Sebelum menjadi Gubernur Sumsel, Rosihan adalah Kepala Staf Armada Barat TNI AL. Rosihan merintis berbagai persiapan yang nantinya akan digunakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI pada 2-14 September 2004 di Provinsi Sumsel. Salah satunya menyelenggarakan Kejurnas Sepatu Roda pada Juli 2002.
Bukan hanya itu, berbagai sarana dan prasarana umum juga gencar dibangun di Provinsi Sumatera Selatan. Proyek-proyek besar pun dilakukan, seperti pembangunan mal, hotel dan pusat perniagaan, serta berbagai aneka pembangkit yang menyuplai listrik ke jaringan Sumatera Bagian Selatan.