Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peringatan Dini BMKG: 12 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan
Advertisement . Scroll to see content

Festival Sungai Sekanak di Tengah Lonjakan Covid-19, Ini Respons Aktivis Sumsel

Selasa, 08 Februari 2022 - 11:55:00 WIB
Festival Sungai Sekanak di Tengah Lonjakan Covid-19, Ini Respons Aktivis Sumsel
Festival Sekanak Lambidaro akhir pekan lalu memicu kontroversi karena digelar di saat terjadi tren kenaikan kasus Covid-19. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Dijelaskan Togar, Festival Sekanak Lambidaro yang dilaksanakan Pemkot Palembang tersebut menjadi bukti bahwa Pemkot Palembang tidak memiliki prestasi yang begitu baik dalam membangun penataan perkotaan.

"Apabila pemerintah memang serius dalam memberantas banjir serta menghentikan pandemi Covid-19, ada banyak hal prioritas lain yang bisa menjadi fokus dari Pemkot Palembang. Kalau seperti ini revitalisasi yang dilakukan akan menjadi sia-sia," katanya.

Togar juga mengatakan, ketika sistem drainase belum optimal, pengelolaan limbah masih buruk, serta kebiasaan masyarakat untuk menjaga sungai juga tidak ada, tentu hal ini akan sia-sia. Mengingat kawasan tersebut merupakan pemukiman yang padat penduduk.

"Ditambah lagi beberapa hal dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kota Palembang masih banyak yang belum tercapai, salah satunya Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 30 persen," ucapnya.

Togar menyebutkan, daripada menggelar festival yang menelan biaya hingga ratusan juta tersebut, Pemkot Palembang seharusnya memfokuskan dahulu agar proyek tersebut tidak sia-sia. "Seperti kebijakan terkait RTH itu harus di setiap kecamatan ada, jika perlu di setiap kelurahan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut