Ekspor Karet dan Kelapa Sawit Lesu, Gubernur Sumsel Minta Pelaku Ekonomi Tetap Tenang
PALEMBANG, iNews.id – Mewabahnya virus korona menyebabkan kegiatan eksporkaret dan sawit di Sumatera Selatan (Sumsel) terkena imbas. Gubernur Sumsel, Herman Deru meminta pelaku ekonomi tetap tenang, karena menurunnya ekonomi China ini bersifat sementara.
“Fluktuasi ekonomi pasti ada karena adanya virus ini tapi tergantung bagaimana menyikapinya. Tentunya Sumsel ada cara sendiri,” kata dia, Sabtu (8/2/2020).
Herman mengatakan, saat ini pemerintah provinsi (pemprov) sedang mengusahakan negara ekspor selain China. Hal ini lantaran hingga saat, ini China masih menjadi tujuan utama ekspor karet dan sawit asal Indonesia.
Bahkan, Herman Deru yakin, perekonomian Sumsel tidak terlalu terdampak karena masih memiliki sektor ekonomi lain yang bisa ditumbuhkan yakni pertanian dan perdagangan.
"Pertumbuhan ekonomi Sumsel masih stabil. Kami sudah siap dengan getaran-getaran yang bakal dihadapi, buktinya, report terakhir Sumsel masih dengan pertumbuhan terbaik," kata dia.