MEDAN, iNews.id - Universitas Sumatera Utara (USU) mendukung empat kebijakan Kampus Merdeka yang dicetuskan MendikbudNadiem Makarim. Salah satunya membuka program studi baru.
Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengatakan, setelah mempertimbangan dan melihat kebutuhan pasar, maka USU mempersiapkan pembukaan Program Studi Kelapa Sawit.
Mendikbud Nadiem Makarim Sebut Kebijakan Kampus Merdeka Mempercepat Pembentukan SDM Unggul
“Pertimbangan dibukanya program studi ini karena faktor historis. Provinsi Sumut dikenal sebagai daerah yang pertama kali mengembangkan perkebunan kelapa sawit di Pulau Sumatera,” ujar Runtung, Selasa (28/1/2020).
Dia menegaskan, secepatnya USU akan menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha yang telah menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU. Seperti Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Hal itu dilakukan untuk mendiskusikan langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam merealisasikan kebijakan pertama tersebut.
“Pertama-tama tentu kami akan melakukan inventarisasi SDM di fakultas terkait dengan melibatkan GAPKI dan sejumlah pakar yang ada di PPKS. Sinergi ini nantinya akan bekerja sama untuk menyusun kurikulum serta inventarisasi sumber daya dan fasilitas yang mendukung pembukaan prodi tersebut,” katanya.