Daftar Kabupaten di Sumatera Selatan, Nomor 11 Paling Muda dan Kaya
Kabupaten di Sumatera Selatan selanjutnya Empat Lawang yang terbentuk pada 2007. Kabupaten Empat Lawang DOB pemekaran dari Kabupaten Lahat. Pada bagian selatan dan barat Empat Lawang berbatasan dengan Bengku Selatan dan Rejong Lebong Bengkulu. Empat Lawang terdiri atas 10 kecamatan dengan jumlah penduduk 343.839 jiwa.
Empat Lawang dikenal dengan istilah ulu musi, yang berarti bagian dari hulu Sungai Musi, sungai terpanjang dan terbesar di Sumatera Selatan. Selain karet dan perkebunan kopi, daerah ini dikenal dengan penghasil durian tembaga terbaik. Walaupun tidak semua durian tembaga atau kuning dari Empat Lawang, namun warga Sumsel ketika melihat durian tembaga akan teringat dengan Empat Lawang.
Kabupaten di Sumatera Selatan berikutnya Musi Rawas yang merupakan wilayah yang dulunya termasuk wilayah Afdeling Palembang di era kolonial Belanda. Musi Rawas sebelumnya termasuk wilayah transit yang maju dengan cepat karena berbatasan dengan Bengkulu dan Jambi.
Namun kemudian, Musi Rawas mengecil karena Lubuklinggau yang sebelumnya kota administratif memisahkan diri menjadi Kota Lubuklinggau. Kemudian lima kecamatan di sekitar aliran Sungai Rawas dan Sungai Rupit juga memisahkan diri pada 2013 menjadi Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Musi Rawas merupakan daerah pertanian dan perkebunan baik karet maupun sawit.
Musi Rawas Utara atau Muratara merupakan satu dari dua kabupaten termuda di Sumatera Selatan. Bersama PALI, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terbentuk pada tahun 2013.
Beberapa saat sebelum terbentuk Muratara, sempat terjadi aksi demonstrasi besar - besara yang diwarnai bentrok dengan aparat keamanaan. Akibatnya empat warga setempat tewas dalam aksi tersebut. Kantor polisi juga dibakar massa yang beringas karena ada rekannya yang tewas.

Muratara dikenal penghasil karet dan sawit. Di Muratara juga masih terdapat suku anak dalam (SAD) yang mendiami di hutan di sekitar Sungai Rawas. Beberapa tahun terakhir diketahui ternyata Muratara menyimpan kekayaan alam seperti minyak dan batu bara. Kegiatan eksplorasi batu bara sedang berlangsung, namun untuk minyak masih diwarnai dengan penambangan ilegal.
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merupakan saudara kembar Kabupaten Muratara yang terbentuk pada 2013 lalu. PALI merupakan DOB pemekaran dari Kabupaten Muara Enim. PALI merupakan daerah kaya minyak, sehingga menjadi tempat operasi Pertamina EP.
PALI juga memiliki lapangan terbang yang ditinggalkan perusahaan minyak Stanvac. Kemudian PALI juga memiliki komplek PT Pertamina dan lapangan golf, yang semunya berkat minyak di perut bumi PALI.
12. Kabupaten Musi Banyuasin
Kabupaten Musi Banyuasin atau Muba merupakan kabupaten cukup popular hingga tingkat nasional. Beberapa tahun lalu dikenal sebagai daerah pelopor sekolah dan berobat gratis. Selanjutnya, Muba juga dikenal sebagai daerah kaya raya, karena memiliki hasil perkebunan terutama sawit, minyak dan gas.
Perusahaan besar baik perkebunan maupun pertambangan beroperasi di Musi Banyuasin. Sebut saja Medco dan Pertamina untuk minyak dan gas. Kemudian Hindoli dan lainnya untuk perkebunan kelapa sawit.
Selain itu, terdapat ribuan sumur minyak yang telah ditinggalkan karena dinilai tidak ekonomi, namun dikelolah secara ilegal oleh oknum warga. Akibatnya, sering terjadi ledakan atau kebakaran sumur minyak.
Musi Banyuasin memiliki 15 kecamatan dengan penduduk sebanyak 627.070. Pusat pemerintahan atau ibu kota di Sekayu, namun dua kecamatan yang paling popular yakni Bayung Lencir dan Sungai Lilin karena dilalui Jalintim.
Kabupaten di Sumatera Selatan terakhir yakni Banyuasin yang terbentuk pada tahun 2022. Banyuasin merupakan salah satu daerah penghasil beras terbesar di Indonesia. Wajar saja, sebagian wilayah di Banyuasin merupakan wilayah transmigrasi yang kini telah berkembang menjadi sentra pertanian.
Selain pertamina, juga terdapat banyak perkebunan sawit dan karet milik BUMN, perusahaan swasta dan masyarakat. Pada bagian pesiri juga terdapat perkebunan kelapa milik warga pendatang dari Bugis, Sulawesi Selatan.

Sebagian wilayah Banyuasin perairan atau pesisir. Bahkan pelabuhan penyerabangan Sumsel - Bangka berada di Banyuasin. Di daerah Tanjung Carat juga akan dibangun Pelabuhan Samudra Tanjung Carat.
Untuk pariwisata, Banyuasin memiliki tanam nasional sembilang, yang merupakan tempat jutaan burung migran mencari makan pada musim dingin di akhir tahun.
Secara umum, Banyuasin mengapit Kota Palembang, karena hampir sebagian besar wilayah Palembang berbatasan langsung dengan Banyuasin. Bahkan salah satu mal terbesar di Jakabaring yakni OPI Mal yang dulunya masuk Palembang, ternyata berada di wilayah Kabupaten Banyuasin.
Demikianlah 13 kabupaten di Sumatera Selatan yang memiliki ciri khas dan kekayaan daerah masing-masing.
Editor: Berli Zulkanedi