MUARA ENIM, iNews.id - Aksi bejat dilakukan pelatih paskibra di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) mencabuli para muridnya. Pelaku berinisial M ini meminta disodomi para korbannya.
Dari informasi yang terima, aksi bejat ini dilakukan kepada 13 korbannya. Peristiwa pencabulan ini berlangsung dari saat pelaku menjadi pengajar paskibraka pada periode 2020-2022 di salah satu SMA di Kecamatan Gelumbang.
Polisi Dobrak Rumah Pelaku Pencabulan di Cirebon, Sembunyikan Korban Dalam Kamar
Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Toni Saputra mengatakan, korban yang merupakan siswa laki-laki itu sering menginap di kos-kosan pelaku. Di sana pelaku mulai melancarkan aksinya dengan meraba tubuh para muridnya.
Setelah beberapa kali dilakukan, pelaku berhasil mengajak dua siswa berhubungan lebih jauh secara fisik. Kejadian ini berlangsung cukup lama, karena ada siswa yang menjadi korbannya sudah ada yang lulus. Pelaku juga saat ini sudah tidak mengajar lagi di sekolah korban.
Geram, Kompolnas Rekomendasikan Oknum Polisi Tersangka Pencabulan di Tanimbar Dihukum Berat
Orang tua korban yang mengetahui hal tersebut rupanya melaporkan M ke polisi. Selanjutnya polisi mengamankan pelaku yang saat ini menjadi Plt Kepala Sekolah di salah satu SD Negeri di Banyuasin. Selain itu polisi juga sudah meminta keterangan saksi-saksi baik korban ataupun siswa didik pelaku.
"Kalau dari pengakuan korban ini ada lebih dari 10 (13 siswa). Tapi yang melapor ada tujuh orang saat mengajar di Muara Enim," katanya, Kamis (13/7/2023).
Kronologi Guru Ngaji di Batang Diduga Sodomi Belasan Santri
Kepada petugas, M mengaku dirinya saat kecil pernah menjadi korban pelecehan tetangganya. Sehingga saat dewasa timbul hasrat dengan sesama jenis.
Guru Ngaji di Batang Sodomi 13 Santri, Modus Ajak Korban Belajar Sholat Tahajud agar Khusyuk
"Saya enggak balas dendam, cuma merubah kelakuan tadi jadi lebih feminim. Saya sudah pernah disodomi dari kelas 4 SD sampai kelas 2 SMP," ucap M saat gelar perkara.
Editor: Nani Suherni