Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 4,4 Kilogram Sabu, 55 Pengedar Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Bahasa Daerah di Sumsel Terancam Punah Ditinggalkan Warganya

Senin, 07 Maret 2022 - 12:03:00 WIB
Bahasa Daerah di Sumsel Terancam Punah Ditinggalkan Warganya
Kepala Balai Bahasa Sumsel (Balai Bahasa Sumsel) Umar Solikhan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Keenam bahasa asli Sumsel tersebut ialah bahasa Kayu Agung, Bahasa Komering, Bahasa Lematang, Bahasa Melayu dan kemudian Bahasa Ogan dan Bahasa Pedamaran.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga mencatat beberapa bahasa pendatang yang ada di Sumsel yaitu bahasa Jawa. "Kemudian Bahasa Bugis dan Bahasa Bali yang belakangan tergolong bahasa yang baru ditemukan di Sumsel," katanya.

Bahasa Kayu Agung sendiri terdiri dari sembilan dialek, yaitu Dialek Lintang, Dialek Kimak, Dialek Pagar Dewa, Dialek Pematang, Dialek Panesak, Dialek Kayuagung Perigi, Dialek Kikim, Dialek Lubuk Rumbai, dan Dialek Ngulak.

Kemudian Bahasa Komering terdiri dua dialek yaitu, dialek Pulau Negara dan Dialek Aji. Bahasa Lematang, dengan lima dialek yaitu Dialek Pegagan, Dialek Lematang Lahat, Dialek Lematang Ujan Mas Lama, Dialek Rambutan, dan Dialek Rambang.

Selanjutnya, Bahasa Melayu terdiri dengan sembilan dialek, yaitu Dialek Palembang Sukabangun, Dialek Kisam, Dialek Muarasaling, Dialek Selangit, Dialek Rupit, Dialek Bentayan, Dialek Palembang 16 Ulu, Dialek Padang Bindu, dan Dialek Talangubi.

"Hasil penelitian tersebut telah dituangkan dalam buku Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2017," kata dia.

Kemudian, berkaitan dengan upaya pelindungan bahasa supaya tetap lestari, Badan Bahasa melakukan revitalisasi bahasa yang telah dipetakan sebelumnya itu.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut