Ambulans Apung Polda Sumsel Jadi Solusi Layanan Medis di Wilayah Perairan
Fasilitas tersebut memungkinkan tim medis dan personel Polairud memberikan penanganan awal sebelum pasien dibawa ke rumah sakit rujukan di Palembang.
Proses evakuasi dimulai dari penjemputan di dermaga hingga perjalanan menuju rumah sakit dengan estimasi waktu sekitar satu jam.
Personel Polairud disiagakan selama 24 jam untuk merespons laporan darurat dari masyarakat. Sejumlah kasus telah berhasil ditangani, mulai dari persalinan darurat hingga penanganan pasien anak. Selain itu, ambulans apung Polda Sumsel juga dimanfaatkan untuk kegiatan kemanusiaan lainnya, termasuk evakuasi jenazah dari wilayah terpencil.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan inovasi ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah perairan juga mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan layak. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara,” ujar Kapolda.