Siswa Berprestasi yang Gagal PPDB Zonasi di Sumbar Bisa Masuk Sekolah Negeri
"Solusi pertama dan kedua ditolak kementerian karena perlu banyak anggaran, penambahan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia (SDM) guru yang secara jumlah belum memadai," kata dia.
Solusi yang kemungkinan, kata dia, bisa dilakukan adalah optimalisasi isi kelas dari awalnya maksimal 36 orang satu kelas menjadi 40 orang satu kelas. Secara prinsip, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah menyetujui hal tersebut.
Artinya, jika satu SMA ada penerimaan untuk 10 kelas baru, maka penambahan siswa yang memungkinkan untuk sekolah tersebut adalah 4 kali sepuluh, 40 orang.
"Sementara sekolah yang membutuhkan optimalisasi itu sekitar 44 sekolah jadi kemungkinan akan ada sekitar 1.760 lowongan yang tersedia untuk siswa yang tidak lulus dalam PPDB," kata dia.
Tapi, lanjut Adib, nanti jika nilainya tidak juga memadai, maka pihaknya minta orang tua siswa untuk legowo dan menyekolahkan anaknya di swasta.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto