Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demi Cari Nafkah, Janda 3 Anak di Padang Jadi Tukang Batu
Advertisement . Scroll to see content

Perjalanan Surau Baru di Tanah Datar Menjadi Ponpes yang Mencetak Ratusan Santri

Sabtu, 05 September 2020 - 22:34:00 WIB
Perjalanan Surau Baru di Tanah Datar Menjadi Ponpes yang Mencetak Ratusan Santri
Para santri di Surau Baru belajar mengaji (Foto : iNews/Hermawan H).
Advertisement . Scroll to see content

"Salah seorang dari anak nagari Padang Magek yang pergi mengaji ke luar daerah itu yakni Salim yang kemudian bergelar Malin Kuning," ucapnya.

Pertama kali dia mengaji dengan Tuanku H Kahar di salah satu surau di Padang Magek. H Kahar berasal dari Taluk Kuantan, Riau. Masa itu H Kahar menetap di Padang Magek. Makam H Kahar ada di samping depan Masjid Tawakal, Padang Magek sekarang ini.

Selanjutnya, Salim Malin Kuning mengaji ke surau  Tuanku H Legan di Singkarak, Solok. Terus berlanjut ke Surau Belok di Selayo, Solok.  Kemudian dia  mengaji lagi dengan Tuanku Kali Tuo di Tanjung Balik, Solok.  Kemudian pindah ke Surau Tuanku Lubuk Pua di Pariaman. Berlanjut dengan Tuanku Mudo di Taluak Kuantan, Riau.

"Beberapa waktu kemudian pindah ke Surau Tuanku Kuning di Saruaso, Tanah Datar. Berakhir dengan Tuanku Bagindo di Sungai Sariak, Padang Pariaman," katanya.

Pada tahun 1942, dalam usia 25 tahun, Tuanku Salim Malin Kuning menetap dan menjadi Tuanku di Padang Magek. Sejak itu pula, beliau  mulai mengajar berbagai ilmu agama di surau kaumnya yang ketika itu baru saja dibuat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut