Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melonjak 89 Kasus di Awal September, Pasien Covid-19 di Sumbar Jadi 2.240
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Sumbar Segera Sahkan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru

Rabu, 02 September 2020 - 05:16:00 WIB
Pemprov Sumbar Segera Sahkan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jasman Rizal (Foto : Diskominfo Sumbar).
Advertisement . Scroll to see content

“Semua sudah berjalan on the track. Testing, tracking, isolasi dan karantina tetap berjalan, termasuk penyediaan fasilitas rumah sakit,” katanya.

Mengenai penambahan kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini, Irwan menyebut secara keseluruhan Provinsi Sumbar masuk dalam kategori sedang.

“Kalau zona, untuk hari ini tinggal Mentawai  yang zona hijau. Zona merah itu udah masuk Kota Padang dengan resiko tinggi,” katanya.

Meski demikian dari beberapa indikator pengendalian. Seperti testing rate, insiden rate maupun positif rate, Sumbar cenderung masih terkendali. Bahkan positif rate masih terendah se-Indonesia.

“Walaupun positif Covid-19 bertambah banyak. Tapi positif rate 2,16 persen dengan kata lain paling rendah secara nasional,” katanya.

Indikator lainnya adalah tingginya kapasitas pemeriksaaan spesimen laboratorium di Sumbar. Dengan keterbatasan sumber daya, angka testing rate Sumbar berada dibawah DKI Jakarta yang merupakan ibukota negara yang mempunyai peralatan super lengkap. Meski selisih sedikit, data pemeriksaan dari laboratorium Fakultas Kedokteran Unand menunjukkan, jumlah sample dalam satu hari nomor dua terbanyak setelah DKI Jakarta.

“Laboratorium kita bisa menerima dan memeriksa spesimen diatas tiga ribuan dalam satu hari,” katanya.

Editor: Tomi Wahyudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut