Peduli Nutrisi dan Kesehatan Reproduksi, Cegah Stunting Sejak Dini
“Untuk mengetahui kita obesitas atau malnutrisi, kita bisa hitung sendiri dengan cara membagi berat badan dengan tinggi badan dalam meter kuadrat,” ucap Cut. Menurutnya, secara ideal indeks massa tubuh berkisar 18,5 – 29,9/m2.
Indeks massa tubuh yang dikategorikan sebagai obesitas adalah di atas 29,9/m2. Sementara untuk malnutrisi memiliki indeks massa tubuh di bawah 18,5/m2. Cut menyoroti tren remaja saat ini yaitu semakin kurus semakin baik, padahal ini bisa menjadi tanda malnutrisi.
“Malnutrisi juga punya efek samping jangka pendek dan jangka panjang. Efek jangka pendeknya adalah mengganggu perkembangan fungsi otak, sementara efek jangka panjangnya adalah menurunkan IQ serta daya tangkap yang rendah,” ujar Cut. Selain itu, malnutrisi juga bisa berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan organ reproduksi.
Cut memberikan tips untuk memenuhi gizi harian dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung makronutrien dan mikronutrien. “Makanan harus lengkap dengan karbohidrat, protein, dan lemak. Ada nasi, lauk-pauk, protein hewani, dan sayuran serta menghindari makanan tinggi lemak atau kolesterol seperti santan,” katanya.
Ia juga menyarankan untuk menghindari makanan tinggi lemak terlebih di saat jam selingan dan ganti kudapan atau snack dengan buah ataupun jus buah.