Melihat Nagari Pandai Sikek, Pusat Kerajinan Ukiran Minangkabau
Pertimbangan ekonomis menjadi alasan utama seni ukiran di nagari itu tidak diminati lagi karena waktu pengerjaannya membutuhkan waktu lama. Ini tidak sebanding dengan penghasilan yang diperoleh perajin. Kini, banyak generasi muda dari Pandai Sikek yang lebih memilih merantau ke luar nagari.
“Banyaknya generasi muda yang merantau keluar nagari karena sudah tidak adanya lagi minat pada seni ukir,” katanya.
Namun, saat ini masyarakat Minangkabau sudah mulai lagi melirik kebudayaan seni ukir. Ini terlihat dari berbagai kegiatan pelestarian yang dilakukan oleh beberapa masyarakat Minang yang peduli akan kebudayaan.
“Kepedulian ini sangat diperlukan agar seni ukiran khas Minangkabau ini tetap bertahan di era globalisasi sekarang ini,” kata Hasnil.
Editor: Tomi Wahyudi