Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial
Advertisement . Scroll to see content

Jejak Sejarah Bunker Jepang Taluak, Benteng Pertahanan di Tanah Minang

Rabu, 24 Juli 2024 - 06:11:00 WIB
Jejak Sejarah Bunker Jepang Taluak, Benteng Pertahanan di Tanah Minang
Bunker Jepang Taluak merupakan benteng peninggalan Jepang yang kokoh berdiri di tengah perkampungan asri di Desa Taluak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: Kemdikbud).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Bunker Jepang Taluak merupakan benteng peninggalan Jepang yang kokoh berdiri di tengah perkampungan asri di Desa Taluak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Benteng-benteng ini menjadi saksi bisu pergolakan masa penjajahan Jepang di tanah Minang.

Benteng ini juga menjadi bukti nyata kekejaman penjajahan serta kegigihan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Bunker Jepang Taluak dibangun pada 1942-1945, ketika Jepang menduduki Indonesia. 

Dikutip dari Kemdikbud, Selasa (23/7/2024) menyebutkan, benteng-benteng ini merupakan bagian dari sistem pertahanan Jepang di Bukittinggi dan sekitarnya yang dianggap sebagai daerah sangat strategis pada masa itu. Kota Bukittinggi dijadikan markas besar Angkatan Darat ke-25 Kekaisaran Jepang yang menguasai Pulau Sumatera.

Fungsi Bunker Jepang Taluak

Berdasarkan bentuk bangunannya, Bunker Jepang Taluak tidak memiliki lubang menembak atau spy hole. Hal ini menunjukkan bahwa benteng ini difungsikan sebagai tempat perlindungan komando pertahanan di sekitar daerah Taluak. Benteng ini terdiri dari tiga bangunan dengan bentuk yang berbeda:

Bunker Jepang Taluak merupakan benteng peninggalan Jepang di Desa Taluak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: Kemdikbud).
Bunker Jepang Taluak merupakan benteng peninggalan Jepang di Desa Taluak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: Kemdikbud).

Benteng I 

Terletak di belakang Kantor Desa Taluk, berbentuk setengah lingkaran dengan panjang 7 meter dan dipadukan dengan bangunan persegi empat di bagian atasnya yang berfungsi sebagai pintu masuk.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut