Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Guru Besar IAIN Bukittinggi Profesor Rahman Ritonga Tutup Usia
Advertisement . Scroll to see content

Dosen Bercadar Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Rektor IAIN Bukittinggi

Jumat, 16 Maret 2018 - 15:25:00 WIB
Dosen Bercadar Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Rektor IAIN Bukittinggi
Dosen IAIN Bukittinggi, Sumatera Barat, Hayati Syafri, saat menunjukkan surat teguran dari kampusnya. (Foto: iNews/Budi Sunandar)
Advertisement . Scroll to see content

BUKITTINGGI, iNews.id – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Ridha Ahida mengatakan, pihaknya tetap berpegang pada kode etik berpakaian bagi dosen dan mahasiswa ketika beraktivitas di kampus.

"Sampai sekarang kami tetap mengimbau dosen dan mahasiswa agar berkomitmen menjalankan kode etik dalam berpakaian," katanya di Bukittinggi, Jumat (16/3/2018).

Hal itu disampaikannya berkaitan dengan teguran yang diberikan kepada seorang dosen PNS di lembaga tersebut, Hayati Syafri, yang memakai penutup wajah atau cadar dalam aktivitasnya ketika mengajar di kampus.

Ia menerangkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Perguruan Tinggi, disebutkan bahwa perguruan tinggi punya otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi.

"Karena itu IAIN Bukittinggi punya statuta, pedoman akademik dan kode etik dosen dan mahasiswa, agar aktivitas di kampus terjamin dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut