7 Pasar Tradisional Unik di Indonesia, Nomor 5 Transaksi Tanpa Bicara hanya Gunakan Jari
Anak-anak babi biasanya disimpan di dalam karung, jika ada yang ingin membeli barulah karung tersebut dibuka. Pasar ini dibuka setiap enam hari sekali sesuai dengan perhitungan leluhur Toraja.
Terletak di Jalan Hos Cokroaminoto No. 34, Pakuncen, Yogyakarta. Pasar tersebut menjual berbagai barang antik dan berbagai barang bekas, seperti elektronik bekas, kamera, spare part motor hingga perabotan rumah.
Pasar ini menjadi surganya pencinta barang antik di Yogyakarta. Selain berburu barang antik, pengunjung juga dapat mengabadikan momen dengan berfoto di pasar klitikan.
Bangunan pasar klitikan yang memiliki nuansa retro menambah keestetikaan untuk berswafoto.
Masih di Yogyakarta, pasar berikut ini juga memiliki keunikan tersendiri. Di pasar ini transaksi tidak menggunakan uang rupiah, melainkan menggunakan uang koin yang terbuat dari kayu.